1. Motivasi saya ingin mengembangkan ilmu komputer dan mendalamiya
2. kesan
- saya dapat menenal berbagai macaam program program aplikasi seperti m.s word, m.s excel dan lainnya
-menambah wawasan saya tentang internet
pesan
- agar fasilitas di widya informatika dilenngkapi lagi dan tambah maju kedepannya
3.ilmu yang dapat saya ambil alhamdulillah 90%
welcome to my blog
Selasa, 08 Mei 2018
Jumat, 04 Mei 2018
PENAWAR JIKA TERKENA HEWAN BERBISA
1. Lipan/Kelabang:

Kelabang atau Lipan (bahasa Inggris: centipede) merupakan hewan arthropoda yang tergolong dari kelas Chilopoda dan upafilum Myriapoda. Kelabang adalah hewan metameric yang memiliki sepasang kaki di setiap ruas tubuhnya. Hewan ini termasuk hewan yang berbisa, dan termasuk hewan nokturnal.
Efek Gigitan:
Gigitan kelabang meninggalkan bekas berupa sepasang luka, dan menyebabkan pembengkakan, rasa sakit dan kemerahan di sekitar tempat luka. Rasa terbakar, pegal dan sakit biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah 4-5 jam kemudian.
Pertolongan Pertama:
1. Kompres dingin dan dicuci dengan obat antiseptik
2. Kalau ada, cuci bekas gigitan dengan larutan pekat garam inggris
3. Berikan obat pelawan rasa sakit
4. Apabila penderita gelisah segera bawa ke dokter.
2. Ular:

Ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (Squamata).
Efek Gigitan:
Gigitan ular akan meninggalkan bekas yang dapat memberi petunjuk tentang jenis ularnya. Gigitan ular berbisa meninggalkan bekas taring yang nyata. Tetapi untuk identifikasi yang lebih pasti, lebih baik apabila ularnya dapat dibunuh. Identifikasi ini penting untuk mengenali jenis bisa yang telah dimasukkannya bersama gigitan. Bisa ular ada yang bersifat merusak dinding pembuluh darah (ular pohon), dan ada yang bersifat merusak jaringan saraf (ular kobra, ular laut)
contoh gigitan

Bekas gigitan ular;
A: Tidak berbisa (tanpa bekas taring).
B: Ular berbisa dengan taring di belakang.
C: Ular berbisa dengan taring di depan (ular sendok-Kobra; ular laut).
D: Ular berbisa dengan taring di depan agak ke samping (ular pohon).
Pertolongan pertama:
1. Segera baringkan penderita, dan letakkan bagian yang tergigit lebih rendah dari letak jantung.
2. Penderita disuruh agar tetap tenang, karena kegelisahan akan mempercepat penjalaran bisa.
3. Kenakan torniket (torniquet) di daerah di atas tempat luka yang digigit.(Torniket ini dimaksudkan untuk mencegah aliran darah yang sudah tercemar bisa ke arah jantung)

4. Denyut nadi di bagian yang terletak lebih rendah dari torniket harus merasa tetap teraba. khusus untuk gigitan ular sendok (kobra), torniket dikencangkan seperti para perdarahan nadi.
Menyayat dan mengisap bisa pada bekas gigitan ular
Dengan sebilah Pisau yang sudah disterilkan (misalnya dengan membakarnya), buat irisan di kulit tepat di bekas taring ular. Irisan itu memanjang, sedalam 0,5 cm dan sepanjang 1,5 cm. Kemudian melalui irisan itu, bisa diisap dengan mempergunakan mulut. Bisa ular tidak berbahaya bagi mulut yang sehat (tidak ada luka).
Catatan:
Jika gigitan sudah berlangsung lebih dari setengah jam yang lalu. JANGAN dilakukan usaha menghisap bisa ini. Penderita tidak boleh diberi minuman keras. Selanjutnya kirimlah ke rumah sakit untuk mendapat suntikan antibisa ular. Sedapat mungkin usunglah penderita dalam keadaan terbaring. bisa ular jarang mengakibatkan kematian, dan menjalar melalui pembuluh darah dan cepat mematikan. Selama dalam perjalanan, torniket dikendorkan setiap 15 menit selama 30 detik.

Kelabang atau Lipan (bahasa Inggris: centipede) merupakan hewan arthropoda yang tergolong dari kelas Chilopoda dan upafilum Myriapoda. Kelabang adalah hewan metameric yang memiliki sepasang kaki di setiap ruas tubuhnya. Hewan ini termasuk hewan yang berbisa, dan termasuk hewan nokturnal.
Efek Gigitan:
Gigitan kelabang meninggalkan bekas berupa sepasang luka, dan menyebabkan pembengkakan, rasa sakit dan kemerahan di sekitar tempat luka. Rasa terbakar, pegal dan sakit biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah 4-5 jam kemudian.
Pertolongan Pertama:
1. Kompres dingin dan dicuci dengan obat antiseptik
2. Kalau ada, cuci bekas gigitan dengan larutan pekat garam inggris
3. Berikan obat pelawan rasa sakit
4. Apabila penderita gelisah segera bawa ke dokter.
2. Ular:

Ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (Squamata).
Efek Gigitan:
Gigitan ular akan meninggalkan bekas yang dapat memberi petunjuk tentang jenis ularnya. Gigitan ular berbisa meninggalkan bekas taring yang nyata. Tetapi untuk identifikasi yang lebih pasti, lebih baik apabila ularnya dapat dibunuh. Identifikasi ini penting untuk mengenali jenis bisa yang telah dimasukkannya bersama gigitan. Bisa ular ada yang bersifat merusak dinding pembuluh darah (ular pohon), dan ada yang bersifat merusak jaringan saraf (ular kobra, ular laut)
contoh gigitan

Bekas gigitan ular;
A: Tidak berbisa (tanpa bekas taring).
B: Ular berbisa dengan taring di belakang.
C: Ular berbisa dengan taring di depan (ular sendok-Kobra; ular laut).
D: Ular berbisa dengan taring di depan agak ke samping (ular pohon).
Pertolongan pertama:
1. Segera baringkan penderita, dan letakkan bagian yang tergigit lebih rendah dari letak jantung.
2. Penderita disuruh agar tetap tenang, karena kegelisahan akan mempercepat penjalaran bisa.
3. Kenakan torniket (torniquet) di daerah di atas tempat luka yang digigit.(Torniket ini dimaksudkan untuk mencegah aliran darah yang sudah tercemar bisa ke arah jantung)

4. Denyut nadi di bagian yang terletak lebih rendah dari torniket harus merasa tetap teraba. khusus untuk gigitan ular sendok (kobra), torniket dikencangkan seperti para perdarahan nadi.
Menyayat dan mengisap bisa pada bekas gigitan ular
Dengan sebilah Pisau yang sudah disterilkan (misalnya dengan membakarnya), buat irisan di kulit tepat di bekas taring ular. Irisan itu memanjang, sedalam 0,5 cm dan sepanjang 1,5 cm. Kemudian melalui irisan itu, bisa diisap dengan mempergunakan mulut. Bisa ular tidak berbahaya bagi mulut yang sehat (tidak ada luka).
Catatan:
Jika gigitan sudah berlangsung lebih dari setengah jam yang lalu. JANGAN dilakukan usaha menghisap bisa ini. Penderita tidak boleh diberi minuman keras. Selanjutnya kirimlah ke rumah sakit untuk mendapat suntikan antibisa ular. Sedapat mungkin usunglah penderita dalam keadaan terbaring. bisa ular jarang mengakibatkan kematian, dan menjalar melalui pembuluh darah dan cepat mematikan. Selama dalam perjalanan, torniket dikendorkan setiap 15 menit selama 30 detik.
Jumat, 20 April 2018
Langganan:
Postingan (Atom)






